Manfaat Drone untuk Keamanan

Kini tak lagi terbatas dan eksklusif bagidunia militer, penggunaan drone mulaimenjangkau kehidupan sehari-hari.Tak ubahnya dua sisi mata uang, hal inipun menuai pro dan kontra. Terlepas dariberbagai kontroversi yang ditimbulkannya,jika ditelaah lebih jauh, penggunaan droneyang bertanggung jawab dengan berbagaiinovasinya dapat berperan besar dalammembantu memastikan keamanan yang lebihbaik dalam berbagai sektor kehidupan.

drone untuk keamanan

Membantu Kepolisian

Di Toledo, Ohio, misalnya, tiga agensi penegakhukum tengah menunggu persetujuan untukmembeli sebuah drone kecil seharga $75.399yang mereka percaya akan sangat membantutugas kepolisian.Drone ini akan membantu barikade, situasipenyanderaan, kebakaran, upaya pencariandan penyelamatan, terutama di air karenaketiga departemen tersebut bertanggungjawab untuk perairan seluas 250 mil persegi,antara Pantai Maumee dan Danau Erie.“Sebagai kepala polisi, kami akan lalai jikatidak menggunakan teknologi ketika teknologitersedia,” kata Kepala Polisi Toledo, GeorgeKarl.

Respons Bencana Alam

Selain membantu kepolisian, drone pun dapat membantu respons darurat ketika terjadi bencana alam. Mahasiswa Florida State baru- baru ini mencoba memanfaatkan teknologi drone untuk menanggulangi musim badai di negara bagian mereka. Robert McDaniel, seorang profesor Manajemen Darurat di Universitas Florida State, mengatakan drone dapat membantu respons bencana dan tim penolong untuk menemukan korban selamat dengan lebih cepat. “Kami bisa membantu mengeliminasi area yang bahkan tidak dapat dimasuki anjing pelacak— sekitar satu mil persegi dalam satu sore,” kata McDaniel.

Drone Bawah Air untuk Keamanan Pelabuhan

Terorisme, isu paling santer yang dihadapi keamanan setiap negara saat ini. Inovasi terus dilakukan untuk memastikan keselamatan banyak orang di banyak tempat. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah drone bawah air yang bisa digunakan oleh penjaga pantai untuk mengamankan perbatasan negara. Deep Trekker, perusahaan yang berbasis di Kanada memproduksi drone bawah air yang telah digunakan di lebih dari 70 negara untuk tujuan yang berbeda-beda, seperti akuakultur, minyak dan energi, infrastruktur, penemuan bawah laut, pencarian komersial, peringatan pertama militer, dan pengawasan proses pengapalan.

Amanda Coulas, Manajer Pemasaran Deep Trekker mengatakan, “Terorisme telah meningkatkan kewaspadaan polisi dan militer. Banyak petugas perbatasan sekarang melengkapi satuan mereka dengan drone bawah air untuk memeriksa seluruh bagian kapal ketika mereka memasuki pelabuhan guna memastikan tidak ada bahan peledak yang disembunyikan di bawah kapal.”

Permintaan terhadap drone bawah air terutama signifikan di Asia, di mana keadaan geografisnya yang memiliki banyak kepulauan, membuat infrastruktur yang berada di bawah air memerlukan pemeriksaan demi memastikan keamanan.

Coulas menambahkan, “Permintaan terbanyak kedua datang dari pelaku industri energi dan perkapalan Eropa.” Banyaknya proyek energi yang dilakukan di lepas pantai membuat drone bawah air digunakan untuk mencari lokasi baru, pemasangan monitor, dan pemeriksaan peralatan. Walaupun belum dipatenkan dan belum dipasarkan, tapi aplikasi drone terbaru berpotensi untuk menggagalkan serangan teroris dan menyelamatkan banyak nyawa: pendeteksian bom.

Sebuah tim mahasiswa pasca-sarjana Universitas Wisconsin-Madison telah mengembangkan teknologi yang memberi drone kemampuan untuk mendeteksi alat peledak dan ranjau darat yang masih aktif dari perang sebelumnya. Teknologi yang juga dapat mendeteksi senjata kimia dan nuklir, serta obat-obatan terlarang dikembangkan lima bulan yang lalu oleh mahasiswa pasca-sarjana Fusion Technology Lab, menurut Jerry Kulcinski, profesor emeritus teknologi nuklir dan direktur lab tersebut.

Wisconsin State Journal menulis: “Inti dari sistem ini adalah alat fusi yang mewarnai area target dengan neutron. Lalu sensor mencari sinar gamma atau partikel lain dengan ciri-ciri material khusus seperti bahan peledak atau peralatan nuklir. Ini merupakan teknologi yang sama yang digunakan di pos pemeriksaan untuk memindai koper di bandara, tapi terobosan yang dilakukan para ilmuwan di UW-Madison adalah mereka berhasil membuat sumber radiasi yang cukup kecil untuk dimuat di dalam drone. Mobilitas tambahan itu membuat teknologi ini berpotensi menjadi sangat penting: konvoi militer dapat langsung diperingatkan jika ada bom di pinggir jalan. Petugas penyelamat bisa langsung menggali ke arah korban yang terkubur di bawah puing gempa. Simpanan mineral berharga dapat segera dipetakan.” Teknologi ini dapat digunakan dalam banyak aplikasi keamanan. Kolonel John W. Weidner, dari Departemen Administrasi Keamanan Energi Nuklir Nasional AS, mengatakan, “Saya rasa ini bisa menjadi alat yang luar biasa. Dari apa yang saya baca, aplikasinya hanya dibatasi oleh imajinasi penggunanya.”


Leave a Reply